TIPS Ibu Menyusui Menyimpan dan Memompa Air Susu (ASI)

AGAR SIKECIL TETAP MENDAPAT ASI

ASI (air susu ibu) merupakan makanan terbaik bagi bayi. Walaupun saat ini banyak susu formula dibuat dengan komposisi semirip mungkin dengan ASI, tetap tidak dapat meniru anti bodi untuk kekebalan tubuh dan berbagai enzim untuk membantu penyerapan seluruh zat gizi yang terkandung dalam ASI. Karena itu sebisa mungkin ibu sebaiknya memberikan ASI untuk sibuah hati.
Namun,sering karena baebagai kesibukan ,ibu tidak sempat memberi ASI secara langsung kepada si kecil. Hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan cara ibu memompa dan menyimpan ASI,sehingga sikecil tetap bisa mengkonsumsi ASI meskipun ibu tidak berada dirumah.

Di pasaran terdapat dua jenis pompa payudara :
pertama pompa payudara yang dilengkapi dengan botol susu digunakan untuk mengeluarkan ASI jika bayi belum dapat menyusui secara langsung atau bisa bila ibu bekerja.

Jenis kedua pompa payudara yang tidak dilengkapi dengan botol susu.digunakan untuk membuang sisa ASI dari payudara setelah menyusui,agar payu dara tidak bengkak.ASI yang dikeluarkan dengan pompa jenis kedua ini tidak dianjurkan untuk diberikan kapada si bayi.

CARA MEMOMPA ASI
Untuk menyedot ASI dari payudara,ibu bisa menggunakan pompa payudara. Pilihlah pompa payudara yang waktu digunakan tidak menimbulkan rasa sakit (bayu menyedot ASI dengan tekanan 80-100 mmHg.). Disamping itu perhatikan bahwa penyedotan air susu tidak sama dengan penarikan puting, maka pompa payudara yang terlalu kencang tekannannya tidak selamanya baik dan diperlukan bahkan dapat menimbulkan rasa sakit pada puting payudara ibu.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu anda perhatikan waktu memompa ASI menggunakan pompa payudara :
1. Hangatkan dahulu payudara dengan handuk hangat dan lakukan pijatan ringan di sekitar payudara.
2.Pilih tekanan pompa payudara yang sesuai untuk mengeluarkan susu.
3.Hintikan penyedotan susu apabila bila ASI yang keluar sudah sekitar 80% dari kapasitas payudara (jangan lebih dari 20 menit,karena air susu tidak mingkin dikeluarkan semuanya).
4.Hentika memompa air susu bila terasa sakit pada payudara atau puting susu.

CARA MENYIMPAN AIR SUSU IBU (ASI)
Untuk menyimpan ASI hasil pemompaan perlu juga mendapat perhatian dari ibu,berikut ini cara yang dianjurkan :

1. Air susu (ASI) yang sudah dipompa kedalam botol susu sebaiknya segera disimpan di dalam lemari pendingin dengan suhu 4 - 6 derajat celcius.
2. ASI yang disimpan dalam lemari pendingin dengan suhu 4 - 6 derajat celsius ini dapat bertahan selama 24 jam,lewat dari batas waktu ini sebaiknya ASI dibuang.
3.Jika ingin menyimpan ASI (air susu ibu) dengan jangka waktu lebih lama (1 minggu),maka ASI harus dibekukan dalam FREEZER.
4. Jika ingin diberikan kepada bayi, cairkan ASI secara bertahap dengan menghangatkan botol yang berisi ASI di dalam air hangat bersuhu 37 - 38 derajat celsius,agar gizinya tidak hancur.
5.Susu yang telah dicairkan harus segera diberikan kapada bayi,jangan memberikan air susu ibu (ASI) yang telah dicairkan lebih dari 3 jam.